Judul Buku : Auk
Pengarang : Arswendo Atmowiloto.
Penerbit : Pustaka Utama Grafiti, 1994., 170 hlm
Sri(45 tahun) adalah istri dari Hartindo (biasa dipanggil Hartin). Hartin(50tahun) seorang Pemerhati Perpustakaan dan perancang teka – teki silang. Dia akan tampil di televisi dalam acara langsung Bina Pustaka. Sebelum tampil, Hartin mempersiapkan diri dibantu istrinya.
Acara Bina Pustaka pun dimulai. Di studio nampak ada Raida Agustina sebagai presenter, serta adaa juga Bu Mutiara, Hartindo, dan Pak Ismaun Sentosa(para bintang tamu). Raida Agustina mulai mewawancarai Hartin. Hartin menjawab dengan kata auk dari 3 pertanyaan Raida Agustina.
Selesai acara itu, Raida mengatakan kepada Hartin bahwa dia khawatir kalau dimarahi bosnya karena kejadian tadi. Selesai berjabat tangan, Mumut(panggilan Bu Mutiara) dan Hartin berjalan keluar bersama. Di luar, mereka berjalan menuju parkiran mobil sambil bebincang-bincang tentang kata auk. Di dalam perbincangan itu, Hartin mengatakan bahwa kata auk adalah satu kata dari bahasa lisan sebagai jawaban, tetapi sebetulnya tidak jawaban apa-apa. Sampai di rumah, Mumut mengetik artikel tentang auk. Dan diunduh esok harinya. Esok harinya, juga ada wartawan yang menanyakan tentang auk dan pekerjaanya. Itu membuat masalah besar bagi Hartin. Tetapi Hartin menanggapinya dengan santai.
Taman bacaan yang dikembangkan Hartin berdiri di tengah pasar. Hartin membuat 15 taman bacaan di dekat daerah-daerah yang kumuh. Buku-buku diperoleh dari membeli, mengumpulkan majalah lama, dan kiriman gratis. Beberapa hari kemudian, Hartin mengadakan reuni keluarga di rumahnya. Singkap(mahasiswa), anak Hartin dan Sri, muncul dan ia ikut berbicara mengenai hubungan Singkap dengan Lia, pacar Singkap. Lia usianya lebih tua daripada Singkap, berbeda agama, serta Wiwik dulu sebelumnya mempunyai pacar. Kemudian, datanglah Margono(adik Sri) ke rumah Sri. Sementara, Sumarkoco(kakak Sri) berpamitan untuk pulang, dan Hartin kembali ke kamarnya merancang teka-teki.
Masalah tentang Auk di studio membuat Raida diturunkan dari pekerjaanya sebagai presenter. Kemudian Raida menjadi penyanyi dengan lagu Auk. Dengan beberapa versi Video klip yang ditayangkan.
Beberapa hari kemudian, tiba-tiba ada kabar bahwa Kus(anak Hartin dan Sri) sakit Ginjal, sehingga hal tersebut membuat kepanikan keluarga. Berdasarkan hasil tes, Hartin dan Sri cocok untuk mendonorkan ginjalnya kepada Kus. Hartinlah yang mendonorkan ginjalnya. Tetapi sebetulnya Kus berbohong, ia sehat-sehat saja. Sebenarnya, ia hanya ingin menguji apakah keluarganya cinta kepadanya. Tiga hari kemudian, di rumah Hartin. Tiba-tiba, Matius(pacar Kus) kejang-kejang dilantai. Dan sebenarnya, Matius berbohong untuk membalas perilaku Kus.
Rabu, 08 September 2010
Laporan Perpustakaan
LAPORAN
KONDISI PERPUSTAKAAN SMPN 03 PATI
“WIDYA PUSTAKA”
Kamis, 15 Juli 2010 pukul 09.30 WIB. SMPN 3 PATI adalah sekolah berstandar internasional sejak tahun 2008, yang mempunyai kepala sekolah bernama Bapak Sariyono, S.Pd, MM. Perpustakaan WIDYA PUSTAKA, SMPN 3 PATI telah memiliki beberapa prestasi di tingkat kabupaten. Perpustakaan tersebut memiliki tujuan Berkualitas Internasional Berdasarkan Iman dan Taqwa.
Para pengunjung di perpustakaan antara lain siswa dan guru SMPN 03 PATI. Siswa yang akan meminjam buku dari perpustakaan harus mengisi kartu peminjaman terlebih dahulu dan akan mengembalikan buku yang dipinjam sesuai dengan tanggal pengembalian. Jika siswa terlambat mengembalikan buku, maka siswa tersebut harus membayar Rp. 100/hari.
Petugas perpustakaan WIDYA PUSTAKA selalu disiplin dan ramah terhadap para pengunjung perpustakaan dalam menjalankan tugasnya. Serta memberikan layanan yang memuaskan. Para petugas tersebut yaitu Bapak Eko Suharyono yang bertugas sebagai Koordinator Perpustakaan,dan Layanan Sirkulasi. Ibu Siskanira H. bertugas sebagai Teknis Pengadilan, Teknis Pengolahan, Teknis Penyusunan dan Perawatan. Ibu Yuniati, S.PA bertugas sebagai Layanan Buku Rujukan, dan Layanan Membaca.
Kondisi gedung dan buku dari perpustakaan WIDYA PUSTAKA cukup baik. Baik dari faktor perawatan, keindahan, kebersihan, maupun kerapian. Tetapi masih sedikit kurang baik dari sisi kenyamanan. Kondisi langit – langit perpustakaan masih ada yang berlubang. Kursi – kursi tertata rapi di lantai perpustakaan. Lantai perpustakaan tersebut juga kurang bersih. Sementara kondisi buku tersusun rapi di tempat – tempat buku. Tetapi, buku – buku tersebut masih berdebu dan ada pula buku yang digunakan kelas imersi tahun lalu yang belum disimpan oleh pihak perpustakaan. Buku – buku tersebut diletakan di atas lantai. Ada beberapa buku – buku tersebut yang tersusun tidak rapi. Buku – buku yang sudah tua dan sudah tidak layak pakai juga hanya sedikit yang terdapat di Perpustakaan tersebut. Tetapi, buku – buku yang tersusun rapi di tempatnya, masih banyak yang berdebu.
Terdapat bermacam – macam jenis buku yang berada di perpustakaan. Antara lain Fiksi, Non Fiksi, komik, cerita rakyat, buku mata pelajaran, macam – macam koran, kamus, kesenian dan olahraga. Selain buku – buku bacaan, disana juga ada bermacam – macam peta, globe, dan lukisan pahlawan – pahlwan yang dipajang di ruangan.
KONDISI PERPUSTAKAAN SMPN 03 PATI
“WIDYA PUSTAKA”
Kamis, 15 Juli 2010 pukul 09.30 WIB. SMPN 3 PATI adalah sekolah berstandar internasional sejak tahun 2008, yang mempunyai kepala sekolah bernama Bapak Sariyono, S.Pd, MM. Perpustakaan WIDYA PUSTAKA, SMPN 3 PATI telah memiliki beberapa prestasi di tingkat kabupaten. Perpustakaan tersebut memiliki tujuan Berkualitas Internasional Berdasarkan Iman dan Taqwa.
Para pengunjung di perpustakaan antara lain siswa dan guru SMPN 03 PATI. Siswa yang akan meminjam buku dari perpustakaan harus mengisi kartu peminjaman terlebih dahulu dan akan mengembalikan buku yang dipinjam sesuai dengan tanggal pengembalian. Jika siswa terlambat mengembalikan buku, maka siswa tersebut harus membayar Rp. 100/hari.
Petugas perpustakaan WIDYA PUSTAKA selalu disiplin dan ramah terhadap para pengunjung perpustakaan dalam menjalankan tugasnya. Serta memberikan layanan yang memuaskan. Para petugas tersebut yaitu Bapak Eko Suharyono yang bertugas sebagai Koordinator Perpustakaan,dan Layanan Sirkulasi. Ibu Siskanira H. bertugas sebagai Teknis Pengadilan, Teknis Pengolahan, Teknis Penyusunan dan Perawatan. Ibu Yuniati, S.PA bertugas sebagai Layanan Buku Rujukan, dan Layanan Membaca.
Kondisi gedung dan buku dari perpustakaan WIDYA PUSTAKA cukup baik. Baik dari faktor perawatan, keindahan, kebersihan, maupun kerapian. Tetapi masih sedikit kurang baik dari sisi kenyamanan. Kondisi langit – langit perpustakaan masih ada yang berlubang. Kursi – kursi tertata rapi di lantai perpustakaan. Lantai perpustakaan tersebut juga kurang bersih. Sementara kondisi buku tersusun rapi di tempat – tempat buku. Tetapi, buku – buku tersebut masih berdebu dan ada pula buku yang digunakan kelas imersi tahun lalu yang belum disimpan oleh pihak perpustakaan. Buku – buku tersebut diletakan di atas lantai. Ada beberapa buku – buku tersebut yang tersusun tidak rapi. Buku – buku yang sudah tua dan sudah tidak layak pakai juga hanya sedikit yang terdapat di Perpustakaan tersebut. Tetapi, buku – buku yang tersusun rapi di tempatnya, masih banyak yang berdebu.
Terdapat bermacam – macam jenis buku yang berada di perpustakaan. Antara lain Fiksi, Non Fiksi, komik, cerita rakyat, buku mata pelajaran, macam – macam koran, kamus, kesenian dan olahraga. Selain buku – buku bacaan, disana juga ada bermacam – macam peta, globe, dan lukisan pahlawan – pahlwan yang dipajang di ruangan.
Langganan:
Komentar (Atom)