Maryati & Sutopo
Media cetak setiap hari menyuguhkan berita nasional maupun internasional. Berita-berita yang dimuat media cetak ersebut terkadang menyuguhkan topik yang sama. Kesamaan topik dapat dipahami jika menyangkut peristiwa sangat penting. Misalnya, peristiwa Tsunami yang melanda Aceh diliput dan dimuat oleh beberapa media cetak. Perbedaannya hanya terletak pada gaya pemberitaannya saja, sedangkan isinya hampir sama. Bacalah berita berikut ini yang mempunyai kesamaan topik!
Teks 1
Warga Antusias Amati Halo Matahari
Bandung kompas, Fenomena alam menarik perhatian warga masyarakat di berbagai kota. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat di Kota Bandung, Bogor, dan sebagian Jakarta yang antusias menyaksikan fenomena “Halo Matahari” yang terjadi pada Kamis (27/9) pukul 09.00 - 13.00. Pada saat itu matahari dilingkari cincin pelangi, dan makin siang hari warna pelanginya semakin tipis. Cincin pelangi dalam astronomi disebut Halo.
Aldino, yang juga merupakan manajer Penelitian dan Pengembangan Komunitas Astronomi Rigel Kentaurus dan Langit Selatan. com ini, mengatkan, Halo Matahari tejadi jika kelembaban di atmosfer cukup tinggi. Beda dengan Halo Bulan yang sering tampak di malam hari, Halo Matahari termasuk fenomena yang jarang terjadi. Selain itu, pada Halo Bulan warna yang tampak pada Halo adalah putih, sedangkan pada Halo Matahari adalah pelangi. Sementara itu, karyawan di beberapa perusahaan, ibu rumah tangga, dan para pelajar lainnya pun banyak yang menyaksikan di halaman rumah, kantor, dan sekolah mereka setelah mendapatkan kabar adanya pelangi di seputar matahari.
Menurut Peneliti di Observatorium Bosscha Bandung, Hakim L. Malasan, fenomena Halo Matahari jarang terjadi. Biasanya hanya terjadi pada musim kering. Di negara subtropis biasanya terjadi pada musim dingin. Halo Matahari tersebut menandakan tingginya kelembaban di atmosfer. Sinar matahari yang memantul pada prisma air yang terdapat di awanlah yang kemudian menampakkan pelangi di seputar matahari. Pelangi yang biasa dilihat pada musim hujan adalah pelangi yang tampak di horison, sedangkan pelangi Halo Matahari ini tejadi di tengah langit. Halo Matahari terjadi biasanya saat awan berjenis cirrus atau awan tipis yang tinggi. Halo Matahari akan bisa tampak selama berjam-jam selama angin di bagian atmosfer tidak mengganggunya.
Sumber: Kompas, 28 September 2007
Teks 2
Matahari Bercincin Pelangi di Atas Jawa
“He apa tumon, srengenge kok diubengi pelangi (Hei, tidak biasanya, matahari kok dikelilingi pelangi!)” teriak seorang tukang becak yang mangkal di depan Pasar Johar Semarang, seraya menunjukkan tangan ke angkasa. Ya, fenomena alam langka yang terjadi Kamis 27/9 siang itu menarik perhatian masyarakat di Semarang dan sebagian wilayah Pulau Jawa. Matahari yang tengah berada di atas kepala di kelilingi oleh cincin raksasa. Sepintas cincin itu menyerupai pelangi dengan aneka warna. 90 Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs Kelas VIII Kondisi langit yang cerah membuat fenomena alam tersebut dapat dilihat secara leluasa. Masyarakat tak melewatkan pemandangan menakjubkan itu. Mereka bergerombol di luar rumah, perkantoran, atau di bawah pepohonan.
Halo
Kepala Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) kota Semarang M. Chaeran menjelaskan, fenomena alam itu disebut dengan Halo. Cincin raksasa menyerupai pelangi merupakan bayangan sinar matahari yang terbentuk akibat awan tinggi cirrus. Awan cirrus yang berlapis-lapis pada ketinggian sekitar 30 ribu kaki itu menutupi matahari sehingga terjadi pembiasan dan membentuk lapisan cincin. “Proses terjadinya peristiwa itu hampir mirip dengan terbentuknya pelangi. Hanya dalam hal ini tidak mengandung air sehingga yang tampak hanya bayangan saja berbentuk cincin,” papar M Chaeran. Halo dapat dilihat dengan jelas dalam radius 500 km. Durasi penampakaannya tergantung kecepatan angin. Semakin tinggi kecepatan angin, semakin pendek penampakan Halo. Berbeda dengan gerhana, kemunculan Halo tidak bisa diprediksikan sebelumnya. Halo hampir serupa dengan fenomena matahari kembar tiga seperti pernah terjadi di Jawa pada tahun 1846 dan 1904. Bedanya bayangan yang terjadi tidak persis di bawah matahari tetapi menggeser sehingga yang terlihat membias adalah mataharinya.
Sumber: Suara Merdek, 28 September 2007
Dua teks tersebut ternyata mempunyai tema yang sama tentang cincin raksasa yang menyerupai pelangi dan mengitari matahari yang disebut “Halo”.
Kisyani Laksono
1. Menemukan Masalah Utama dari Beberapa Berita Bertopik Sama
Sering kita jumpai berita yang sama disampaikan dengan sudut pandang yang berbeda oleh koran yang berbeda. Pada kesempatan ini kamu akan belajar menemukan topik yang dimaksud dari sumber koran yang berbeda. Catatlah butir-butir pokok dari setiap teks, temukan keterkaitan butir yang satu dengan yang lain, dan tuliskan butir-butir pokok tersebut ke dalam satu atau dua paragraf rangkuman. Aktivitas pembelajaran yang harus kamu lakukan untuk menguasai kompetensi menemukan masalah utama dari beberapa berita bertopik sama adalah (1) mengenali ide pokok untuk menyusun rangkuman, (2) membandingkan isi dua teks yang hampir sama temanya, (3) merangkum isi dua teks yang hamir sama temanya, dan (4) menilai rangkuman yang dibuat.
Contoh dari berita yang bertopik sama:
Kutipan 1
Para pendatang memilih lokasi perumahan karena beberapa alasan. Di perumahan tersebut mereka bisa membuka usaha dengan leluasa setelah di kawasan kota sudah padat. Mereka memilih kawasan perumahan untuk membuka usaha informal, seperti berjualan ala kadarnya seperti PKL (Pedagang Kaki Lima). Ada pula yang langsung buka warung, memanfaatkan sudut-sudut lahan perumahan yang “tidak terpakai.” Selain itu, alasan utama mereka memilih kawasan perumahan adalah mudahnya mencari KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Kuitipan 2
Waktu menjabat sebagai gubernur, Bang Ali memberlakukan surat jalan bagi para pendatang. Dia mengharuskan para pendatang dilengkapi surat jalan yang dikeluarkan oleh pejabat setempat, seperti RT/RW yang diketahui Lurah. Surat jalan tersebut harus dibawa ketika orang akan ke Jakarta. Surat jalan itu ada tenggang waktunya dan wajib lapor. Misalnya si Anto mau cari kerja ke Kebayoran, surat jalan yang dipegangnya berlaku selama sebulan. Jika dalam waktu sebulan tidak mendapatkan pekerjaan, Anto harus kembali lagi ke kampungnya.Tapi, jika Anto dapat pekerjaan, dia harus secepatnya mengurus surat pindah dan wajib lapor.
Kuitipan 3
Pendatang yang tidak jelas pekerjaannya akan menambah masalah sosial di Jakarta. Karena menganggur, bisa saja pendatang melakukan tindakan kriminal seperti mencuri, merampok, mencopet, atau menjual narkoba. Apalagi, karena pendatang tidak memiliki tempat tinggal yang tetap, mereka akan memperluas area daerah kumuh yang sudah menumpuk di Jakarta. Belum lagi, masalah bertambahnya anak jalanan karena pendatang terpaksa menyuruh anak-anaknya bekerja. Banyaknya pendatang di Jakarta hanya akan meningkatkan masalah sosial di wilayah Ibukota.
2. Membandingkan Isi Dua Teks yang Hampir sama Temanya
Kutipan 1
Gubernur: Pulangkan Saja Mereka
Jakarta - Pemprov DKI Jaya mengambil tindakan tegas pada pendatang. Para pendatang yang tidak memenuhi persyaratan akan diberi sangsi. Bahkan, gubernur sudah memerintahkan anak buahnya agar memulangkan kembali para pendatang yang tidak memenuhi persyaratan kependudukan. Gubernur menambahkan, jika ada penduduk yang pindah maka harus dilengkapi dengan persyaratan-persyaratan seperti surat pindah, surat berkelakuan baik, serta ada yang menunjang pekerjaan dan tempat tinggal. “Sepanjang itu dipenuhi, nggak ada masalah,” ujarnya. Tetapi, jika tidak dipenuhi, mereka harus dipulangkan secepatnya. Untuk menertibkan pendatang, pemprov akan menggelar operasi yustisi. Berdasarkan Perda, pendatang diberikan waktu 14 hari untuk melengkapi persyaratan. Baru setelah itu akan digelar operasi yustisi dengan metode acak di lima wilayah DKI Jakarta. Operasi yustisi ini dilakuan untuk menertibkan para pendatang yang dianggap liar. Operasi yustisi akan memeriksa kelengkapan persyaratan kependudukan setiap pendatang. Pemprov juga gencar melakukan sosialisasi mengenai keadaan kependudukan di Jakarta.
Jakarta yang sudah terlalu padat dan keadaan lapangan pekerjaan yang semakin menipis, diinformasikan dengan jelas. Himbauan-himbauan untuk tidak datang ke Jakarta disosialisasikan melalui berbagai media. Sosialisasi di antaranya dilakukan dengan menyebarkan leaflet dan spanduk di sekitar 150 titik lokasi yang strategis dan mudah dilihat di Jakarta. Pelaangan masuknya pendatang ke Jakarta ini dilakukan karena para pendatang dapat menimbulkan berbagai masalah. Telah diberitakan sebelumnya, bahwa salah satu penyebab munculnya berbagai permasalahan di Jakarta adalah tingginya arus urbanisasi atau migrasi masuk ke provinsi ini. Umumnya, para pendatang baru itu tergolong usia muda dan tanpa dibekali keterampilan yang memadai. Dengan kondisi seperti itu, akan menimbulkan berbagai kriminalitas dalam upaya pemenuhan kebutuhannya. Belum lagi, ketidak menentuan tempat tinggal akan menyebabkan meluasnya lingkungan kumuh di Jakarta. Pemerintah DKI meminta, agar para petugas benar-benar mematuhi peraturan yang berlaku dalam memberikan dokumen kependudukan dan catatan sipil sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Dengan pemberian dokumen kependudukan yang sesuai dengan peraturan akan diperoleh data yang sahih dari laporan kependudukan. Data yang sahih akan menuntun pengambilan kebijakan yang tepat dalam mengatasi masalah kependudukan. Dikutip dari Jawa Pos, 11 Desember 2002
Kutipan 2
Kedatangan Warga Baru
Tahun baru, millenium baru, dan warga baru. Itulah fenomena kota besar seperti Jakarta sebagai metropolitan. Dengan perputaran uang terbesar di Tanah Air, Jakarta adalah magnet yang menarik aneka macam orang dari berbagai provinsi. Mereka datang berbondong-bondong sehabis lebaran dan tahun baru dengan naik bus umum, kereta api, atau kapal laut. Malah mungkin ada juga yang naik Garuda atau Merpati.
Kedatangan mereka membuat pusing pemerintah DKI, yang selama ini sudah kewalahan mengurus jutaan jiwa yang sudah ada di Jakarta. Kedatangan warga baru ini biasanya dikaitkan dengan mudiknya warga Jakarta ke kampung halamannya pada hari raya Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. Lalu ketika kembali ke Ibu Kota mereka membawa sanak saudara untuk “berbagi” keberhasilan meraup rezeki. Meskipun Jakarta tidak melulu berisi kisah sukses, malah di zaman resesi banyak warga menjadi melarat, kota ini masih identik dengan kesempatan emas. Betul di Jakarta, apa saja bisa jadi duit, asal mau kerja keras. Tidak usah cerita tentang pemulung, pengemis, atau Pak Ogah yang tampak bisa mendapat uang banyak. Atau sektor kerja formal. Coba lihat saja, orang bisa cari makan dengan bawa penim¬bang badan, mengamen, men¬jajakan koran dan masa¬lah, atau mengasong, jualan rokok, kue, dan sebagainya. Jadi, asal rajin maka mulut bisa makan. Tentu saja ada persaingan, dari yang sopan sampai yang keras dan maut. Namun, karena perlu hidup para pendatang merasa itu jalan yang harus ditempuh. Kemungkinan sukses atau gagal sama besarnya. Jadi, mengambil resiko, wajar saja. Dengan keadaan seperti itu, maka Jakarta tentu saja akan selalu menjadi tujuan para migran. Oleh karen itu, sia-sia sajalah bila Gubernur DKI cuma menghimbau warganya agar tidak membawa saudara atau sanaknya ke Jakarta sehabis mudik. Mereka baru tidak akan datang bila Jakarta kering, atau daerah mereka sudah basah, sudah makmur untuk mencari sesuap nasi. Ini artinya, pemerataan pembangunan yang sejak dulu dilupakan di kota-kota besar, melainkan harus sampai ke desa-desa di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Disusun kembali dari Warta Kota, 2 Januari 2002
Hal yang dapat dibandingkan dari kedua kutipan di atas yaitu antara lain pendapat tentang pendatang di Jakarta dan alasan yang dikemukakan.
Dewaki kramadibarata
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ungkapan ini menyadarkan kamu akan arti penting kesehatan. Betapa susahnya saat kita menderita sakit. Kamu tidak bisa belajar, menahan sakit, dan mengeluarkan banyak uang untuk berobat. Agar terhindar dari sakit, kamu harus menjaga pola hidup dan menjauhkan lingkungan dari sarang penyakit.
Pada materi ini, kamu akan membaca beberapa materi tentang kesehatan dengan melakukan kegiatan menemukan masalah dari beberapa berita melalui membaca ekstensif. Kamu ingin meraup banyak informasi dari berbagai buku? Lakukan kegiatan membaca ekstensif. Tahukah kamu apakah membaca ekstensif itu? Kegiatan membaca ekstensif menuntut kamu menitikberatkan pada pemahaman gagasan pokok secara tepat dalam waktu yang singkat.Untuk dapat menentukan gagasan pokok, perhatikan contoh berikut.
Sarwiji Suwandi
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan pesatnya perkembangan informasi, kemampuan membaca cepat dan beragam dari berbagai media sangat penting untuk dikuasai. Kegiatan membaca yang paling tepat adalah membaca ekstensif. Membaca ekstensif adalah membaca sekilas berbagai ragam wacana. Objek kajian membaca ekstensif sangat luas. Membaca ekstensif tidak terikat oleh disiplin ilmu tertentu dan jenis bacaan tertentu. Yang terpenting dari kegiatan membaca ini adalah bagaimana kita dapat memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai media yang ada.
1. Menemukan informasi yang sama dari Berbagai Media Berikut ini disajikan beberapa wacana berita yang bertopik sama yang berasal dari media yang berbeda. Bacalah berita-berita berikut ini!
Wacana 1
Jepang Luncurkan Satelit Mata-Mata Terakhir
TOKYO, SENIN-Jepang kini bisa mematai-matai seluruh sudut dunia. Satelit terakhir dari empat satelit mata-mata yang dibutuhkannya telah berhasil diluncurkan, Sabtu (24/2). "Roket yang membawa satelit meluncur dari bagian selatan Jepang pada pukul 13.41 waktu setempat (atau 11.41 WIB)," ujar jurubicara Badan Antariksa Jepang (JAXA). Program peluncuran satelit mata-mata telah dimulai sejak tahun 1998 sebagai reaksi program percobaan misil Korea Utara yang bisa membahayakan Jepang. Keempat satelit telah bekerja baik di orbit dan dapat dipakai untuk mengintai seluruh belahan dunia minimal sekali dalam sehari, khususnya Korea Utara. Jepang secara tegas menyatakan kekhawatirannya terhadap percobaan bom atom yang dilakukan Korea Utara tahun lalu meskipun akhirnya setuju menutup program pengembangan nuklirnya dengan syarat. Tokyo juga menyayangkan langkah China, sekutu terdekat Korea Utara, yang menguji coba misil penghancur satelit bulan lalu. Teknologi Ruang Angkasa 201 Selain meluncurkan satelit mata-mata, roket juga membawa satelit percobaan yang akan menguji coba operasi pengintaian yang lebih canggih.
Peluncuran satelit mata-mata merupakan bagian dari pengembangan program ruang angkasa Jepang. Namun, peluncuran satelit sempat ditunda lebih dari setahun sejak peluncuran salah satu satelit mata-mata gagal dilakukan pada 2003. Selain mengembangkan satelit mata-mata, Jepang juga menargetkan dapat mengirim astronot ke Bulan pada tahun 2020.
Sumber: Kompas, Senin, 26 Februari 2007
Wacana 2
Jepang Luncurkan Satu Set Satelit Mata-Mata Tokyo, Jepang, Sabtu meluncurkan kembali satelit mata-matanya yang keempat, untuk meningkatkan kemampuan potensi pantau ancamanancaman termasuk dari Korea Utara, yang telah melakukan ujicoba rudal dan bom nuklir di kawasan ini. Roket H-2A, yang ditunda tiga kali karena cuaca buruk, akhirnya diluncurkan dari pulau selatan Tanegashima, membawa satelit radar yang akan bergabung dengan dua satelit optik dan satelit radar lainnya, yang sudah beroperasi.
Dengan ditunjang penuh oleh empat satelit itu, Jepang akan berkemampuan memantau berbagai kejadian di bumi setiap hari, kata para pejabat pemerintah. Program satelit mata-mata Jepang dimulai setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada tahun 1998, yang melintas di atas wilayah udara Jepang.
Program kemudian ditangguhkan pada tahun 2003, ketika sebuah roket yang membawa dua satelit membelok dan hancur sebagai bola api yang spektakuler. Korea Utara mendorong ketegangan kawasan tahun lalu, ketika Pyongyang melakukan ujicoba nuklir pada Oktober, setelah meluncurkan ujicoba rudal pada Juli.
Pada Januari, China menghancurkan salah satu dari beberapa satelit dimilikinya dengan penembakan rudal balistik ke arahnya, dalam suatu percobaan yang memicu kecaman di seluruh dunia. Sementara itu, para ilmuwan luar angkasa Jepang sejak lama mengajukan komplain, bahwa kemampuan teknik negaranya jauh di belakang karena sejak resolusi parlemen 1969 membatasi penggunaan angkasa untuk maksud damai. Partai Liberal Demokrat (LDP) Perdana Menteri Shinzo Abe yang berkuasa tampaknya akan mengajukan rancangan undang-undang pada
persidangan parlemen saat ini, yang akan menyingkirkan peraturanperaturan serta mengizinkan penggunaan angkasa bagi keperluan militer non-agresif, kata pejabat-pejabat LDP.
Roket yang diluncurkan Sabtu juga membawa satelit optik eksperimen, yang dimaksudkan untuk meningkatkan peringkat dalam memperoleh detil dari satelit-satelit generasi mendatang. Pada saat ini, satelit-satelit Jepang berkemampuan melihat dengan jelas objek-objek dengan garis tengah satu meter atau lebih, sedangkan satelit militer AS berkemampuan memantau objek-objek seper sepuluh dari besarannya.
Sumber: Republika, Sabtu, 24 Februari 2007
Meskipun topik dari kedua berita di atas sama, cara menyajikannya berbeda. Hal ini sangat dipengaruhi oleh visi dan misi masing-masing media dan cara pandang wartawan yang berbeda. Cara pandang wartawan yang satu mungkin berbeda dengan cara pandang wartawan yang lain dalam menuliskan berita.
Teknologi Ruang Angkasa 203
Wacana 3
Selama ini areal parkir lebih sering digunakan sebagai tempat belajar menyetir mobil oleh sejumlah lembaga penyelenggara kursus setir mobil. "Sebaiknya, areal itu diitata karena tidak lagi dipakai untuk lahan parkir. Daripada nantinya menimbulkan permasalahan dalam berbagai bentuk, seharusnya pihak pengelola segera menanganinya," terang Lurah Sriwedari, Tribroto Wahyu Jati P., S.H. saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Selasa (15/6).
Solo Pos, 17 Juni 2004
Wacana 4
Menurut penuturan pengunjung, sejumlah oknum petugas ada yang menarik parkir di atas ketentuan yang berlaku. Ketentuan parkir untuk kendaraan roda dua Rp 1.000,00 dan mobil Rp 2.000,00. Namun, dalam praktiknya banyak yang menarik Rp 2.000,00 untuk motor dan Rp 4.000,00 untuk mobil.
Suara Meredeka, 14 Juni 2004
Kedua media di atas sama-sama menginformasikan permasalahan perparkiran. Namun, keduanya mengemukakan informasi yang berbeda. Perbedaan informasi dari kedua media di atas dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Perbedaan Informasi Wacana 3 dan Wacana 4:
1 Bentuk pelanggaran hak pemakaian pungutan uang
2 Besarnya kerugian sulit diperkirakan dapat diperkirakan
3 Sumber keluhan Aparat pemerintah masyarakat
4 Motif penyimpangan memanfaatkan mencari keuntungan kesempatan
Dwi Hariningsih
Membaca ekstensif merupakan teknik membaca secara sekilas tanpa mengurangi pemahaman inti bacaan. Membaca ekstensif juga disebut sebagai teknik membaca cepat. Membaca ekstensif bertujuan untuk menemukan atau mengetahui secara cepat masalah utama dari teks bacaan. Apabila diperlukan pemahaman mengenai detail atau perincian isi bacaan, barulah digunakan teknik membaca secara mendalam (intensif).
Bacalah teks berikut secara ekstensif!
Teks berita 1
KERJA SAMA MICROSOFT DAN ITB
Pada 4 Mei 2006, di bawah inisiatif Local Software Economy Development (LSED), Microsoft berkomitmen untuk mendukung perkembangan industri piranti Innovation Centre (MIC). Wujud dari komitmen tersebut, PT Microsoft Indonesia mendirikan pusat pengembangan inovasi yang kedua di ITB. Sebelumnya, Microsoft bekerja sama dengan Institut Teknologi Surabaya (ITS) untuk membuat proyek yang sama.
Sumber: Digicom, Edisi 66, Juni 2006
Teks berita 2
XL Meriahkan FIFA World Cup 2006
PT Excelcomindo Pratama TBK (XL) menjalin kemitraan dengan perusahaan internet terkemuka di dunia, Yahoo Inc. Sebagai mitra resmi FIFA World Cup 2006, menyediakan akses secara ekslusif mobile content bagi pelanggan XL melalui WAP site www.fifa.com. Penandatanganan kerja sama dilakukan pada tanggal 11 Mei 2006 di Jakarta. Kemitraan merupakan bagian dari rangkaian program XL dalam memeriahkan ajang bergengsi Piala Dunia yang diberi tajuk XL Sport
Life: 2006 World Cup. Kedua belah pihak akan segera menandatangani kontrak pelaksanaan dengan
Persatuan Sepak Bola Dunia FIFA, sebagai manajemen dari even piala dunia.
Sumber: Digicom, Edisi 66, Juni 2006
Sudarmarti
Membaca ekstensif merupakan kegiatan membaca yang dilakukan dengan cara tidak begitu detail. Dalam hal ini, kegiatan membaca ditujukan untuk mendapatkan informasi yang bersifat pokok-pokok penting dan bukan hal yang sifatnya terperinci. Berdasarkan informasi pokok tersebut, kita sudah dapat melihat atau menarik kesimpulan mengenai pokok bahasan atau masalah utama yang dibicarakan.
Melalui kegiatan membaca ekstensif, kalian dapat menemukan sebuah pokok masalah atau hal utama dari sebuah teks bacaan dengan cepat. Jadi, jika kalian membaca beberapa teks bacaan, kalian dapat menarik kesimpulan mengenai teks yang memiliki masalah utama yang sama, meski pembahasan detailnya berbeda. Bacalah kedua teks berikut dengan cermat!
Teks 1
Variasi Bentuk Menarik Minat
Kendala anak kecil yang baru pertama kali membuat origami terletak pada faktor lipatan. Mereka sulit membuat lipatan rapi. Untuk itu, diperlukan latihan beberapa kali sampai dia mahir melakukan lipatan secara rapi. ”Biasanya ini dialami anak berusia di bawah 5 tahun,” kata Cecilla Tanudjaja. Cecilla Tanudjaja adalah pemilik sanggar Mawar Origami and Fun Games.
Menurut dia, membuat origami sudah dapat dilakukan anak usia tiga tahun. Faktor terpenting, anak tersebut sudah mengetahui perbedaan warna dan mengerti cara melipat kertas. Bagi anak usia dini, sebaiknya menggunakan kertas berukuran sedikit lebih besar. Bentuk program ada yang lima kali datang, tujuh kali datang, dan 10 kali datang dalam satu paket. Saat interview pertama kali dapat diketahui anak yang ingin ikut belajar origami lebih tertarik model apa? Apakah bentuk binatang dan benda atau model kreativitas terbaru. “Bagi anak-anak, khususnya usia lima tahun susah-susah gampang. Terlebih lagi apabila anak tersebut tidak punya sense of art yang baik, paling maksimal 15 menit dan dapat dua model saja sudah bosan,” kata Cecil. Dalam mengatasi kebosanan anak, pengajar origami perlu mencari akal. Pengajar origami dapat membuat variasi bentuk origami lain yang jauh menarik perhatian si anak tadi. Apabila titik jenuh dan bosan anak sudah terlihat, sebaiknya pelajaran dihentikan.
Pengajar dapat memberikan teknik membuat origami pada kesempatan lain. “Sewaktu membuat program liburan kemarin, saya membuat program campurcampur. Tidak hanya origami, kadang dibarengi membuat fun games (permainan yang menyenangkan) lain, seperti bermain alat musik triangle,” papar dia. Pada prinsipnya, saat belajar diusahakan anak merasa senang. Sebab jika pelajaran yang diterima anak itu-itu saja, maka dia akan merasa bosan dan akhirnya enggan ikut belajar lagi. Pada kasus lain, ada juga anak yang merasakan susah membuat lipatan kertas di titik tertentu. Apabila ini yang terjadi, anak sebaiknya diajak mengulangi lipatan dari awal. “Ayo, ambil kertasnya lagi, tidak susah kok. Pelan-pelan, ya bikinnya. Entar kalau bikinnya udah jadi enak lho. Jadi, kita perlu mendorong (encourage) si anak,” kata Cecil memberi contoh. Jadi, harus diingat langkah demi langkah membuat lipatan kertas. Apabila langkah demi langkah yang dilakukan anak sudah tepat dan sudah hafal, maka baru dapat dilanjutkan langkah berikutnya. Apabila di langkah lipatan dasar dia tidak dapat membuatnya, anak akan mengalami kesulitan di langkah berikut. Hal ini disebabkan bentuk langkah lanjutan origami lebih rumit. Namun, jika dasarnya sudah bagus, anak akan cepat menangkap teknik membuat origami selanjutnya.
(Sumber: Seputar Indonesia, 11 Februari 2007, dengan pengubahan)
Sumber: Garuda, 2006
Teks 2
Origami Picu Kreativitas
Dari selembar kertas berwarna dapat diciptakan ratusan bentuk origami. Mulai bentuk paling sederhana hingga yang paling rumit. Wajah cerah, ceria, dan puas akan terpancar begitu anak berhasil membuat satu bentuk origami. Berangkat dari rasa suka dengan dunia anak-anak dan menjadi guru musik dan matematika selama 16 tahun menjadi faktor pencetus Cecilla Tanudjaja membuka kursus origami. Keperluan putra tunggalnya, Kevin, 8, dalam mengisi liburan juga menjadi faktornya.
Selain itu, juga alasan karena di Jakarta alternatif tempat bermain anak relatif terbatas. Pilihan yang tersedia adalah Kebun Binatang, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) maupun Dunia Fantasi (Dufan). Sementara pergi ke mal bukan lagi hiburan, mungkin jadi “santapan” sehari-hari. “Nah, dari situ saya berpikir ingin membuat program hiburan. Salah satunya bernama origami. Karena kebetulan saya senang jalan-jalan dan sering membeli buku tentang origami,” kata Cecilla Tanudjaja, saat berkunjung ke SINDO memperagakan cara membuat bermacam bentuk origami.
Setahun belakangan ini Cecillia mulai membuat program itu dalam format belajar di sanggar miliknya, Mawar Origami and Fun Games. Program itu baru dapat dilaksanakan pada liburan akhir tahun, Desember 2007. Rencananya program ini digelar tiap kali masa liburan sekolah. Setelah membaca banyak buku, wanita yang akrab disapa Cecil itu mencari teknik membuat origami paling sederhana. Teknik ini dijadikan langkah awal memulai praktik keterampilan origami. “Khususnya untuk anak-anak atau pemula, harus dimulai dari origami yang tidak susah-susah,” imbuh dia. Bentuk paling sederhana adalah origami membuat rumah, piano, angsa, ikan, paus, topi, dan bangku. Jauh sebelum itu, anak diperkenalkan dengan cara membuat bentuk lipatan dasar kite (layang-layang), segitiga, dan lipatan persegi empat.
Selain berupa kertas, Cecil juga dapat membuat program permainan bentuk dari batang korek api. Dari satu kotak korek api dapat dibuat 1.000 macam mainan. Hal ini perlu dilakukan karena pada dasarnya tiap anak berbeda-beda. Ada anak yang tidak suka binatang, jadi jangan dikasih bentuk binatang, tapi carikan bentuk origami lainnya. Tiap satu anak dibuatkan satu program, diusahakan jika dapat jangan sampai lewat dari program tersebut. Dalam satu kali pertemuan, setidaknya menghabiskan waktu satu jam. Tahapan awal, Cecil memperkenalkan anak dengan 15 bentuk dasar origami. Antara lain, book base, cup board base, organ base, kite base, diamond base, fish base, pig base, shawl base, square base, bird base, waterboom base, blint base, dan frog base.
Teknik membuat origami tidak berbeda halnya seperti belajar matematika metode kumon. Mulai dari teknik dasar hingga ke bentuk-bentuk lanjutannya. Anak yang belajar membuat origami sebetulnya tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang seni melipat. Dia juga menjadi tahu mengenai pelajaran matematika seperti persegi panjang, persegi empat, lingkaran, dan bentuk lainya. “Manfaat terbesar yang dirasakan dari belajar origami ini dapat merangsang kreativitas anak dalam berbagai hal. Misalnya, seorang seniman origami di Jepang begitu melihat sebuah objek, dia dapat terinspirasi untuk membuatnya dalam bentuk origami,” tutur ibu seorang putra ini.
Hampir setiap tahun selalu ada penemuan bentuk origami terbaru. Temuan baru itu akan dipatenkan dan dimasukkan ke dalam kalender penemuan origami. Semacam buku Guiness Book of Record. Tiap temuan bentuk origami terbaru dikirimkan ke perkumpulan origami yang berpusat di Jepang. Setidaknya dalam setahun masuk ribuan bentuk origami terbaru. “Sejauh ini, setidaknya saya sudah pernah mencoba sebanyak 200 bentuk origami. Mulai dari benda, binatang, tumbuhan, bingkai foto, dan bentuk lainya,” tutur Cecilla. Sementara itu, psikolog anak Anna Surti Ariani atau yang akrab disapa Nina mengungkapkan, bermain origami dapat sekaligus melatih kecepatan anak dalam melakukan gerak motorik tangan, sekaligus melatih kemampuan memori anak. “Dia menjadi belajar mengingat langkah-langkah awal dalam menciptakan sesuatu,” katanya.
(Sumber: Seputar Indonesia, 11 Februari 2007, dengan pengubahan)
Berdasarkan kedua teks di atas, kalian dapat menyimpulkan bahwa kedua teks tersebut memiliki persamaan dalam tema atau topik pembahasan, yaitu mengenai origami atau seni melipat kertas. Namun demikian, kalian dapat melihat adanya perbedaan pembahasan secara detailnya. Pada teks 1, kalian dapat menyimpulkan bahwa topik mengenai origami dikembangkan dengan pembahasan mengenai proses anak dalam belajar origami. Adapun pada teks 2, tema origami dikembangkan pada pembahasan mengenai cara kegiatan membuat origami dapat memacu kreativitas anak.
Namun sekali lagi, dari kedua teks di atas kalian dapat menyimpulkan masalah utama yang ada, yaitu mengenai origami. Sebelum kalian menyimpulkan masalah utama dari beberapa teks yang bertopik sama, kalian perlu memerhatikan hal-hal berikut.
1. Membaca kedua teks secara keseluruhan, sehingga mendapatkan pemahaman terhadap kedua
isi teks.
2. Memahami pokok-pokok penting yang disampaikan dalam masing-masing teks.
3. Membandingkan kedua teks, sehingga memperoleh gambaran adanya persamaan dan perbedaannya.
4. Menarik kesimpulan mengenai masalah utama dari kedua teks.
Wahono
Dalam pembelajaran kali ini, kamu akan diajak mencari dan menemukan informasi dari beberapa media berbeda yang menulis topik sama. Selanjutnya, kamu akan diajak menemukan bagaimana cerdasnya sebuah media, dengan topik yang sama bisa menyajikan berita dengan cara yang berbeda. Sebuah pengalaman yang baru dan menarik bukan? Hal ini selanjutnya bisa dijadikan contoh dan pengetahuan berharga jika kamu menulis suatu hal ternyata bisa dengan berbagai cara penyajian.
1. Menemukan Informasi yang Sama dari Beberapa Media
Sebuah berita yang hangat (aktual) dan penting akan diberitakan oleh berbagai media. Berikut disediakan dua media yang mengangkat berita bertopik sama yang pada waktu itu menghebohkan masyarakat.
Teks berita 1
Influenza Unggas: Mengakibatkan Pandemi
Ahli influenza prihatin bahwa wabah Hemagglutinin Neuraminidase (H5N1) pada burung baru-baru ini dapat mengalami mutasi untuk menghasilkan jenis virus influenza yang baru. Mungkin terjadi epidemi influenza secara besar di seluruh dunia. Sampai saat ini belum ada kasus yang dicurigai atau yang dikonfirmasikan di Australia.
Apakah influenza unggas itu?
Influenza unggas merupakan penyakit menular dari burung. Biasanya virus ini merebak antara burung tanpa mengakibatkan penyakit atau menyebabkan penyakit yang kurang parah saja. Infeksi unggas domestik, misalnya ayam, dapat mengakibatkan penyakit parah pada burung ini. Ada sejumlah jenis influenza unggas yang berlainan, dan hanya beberapa saja yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Suatu jenis influenza unggas baru, yang dikenal sebagai influenza A H5N1, pertama kali diperhatikan di Hong Kong pada tahun 1997. Jenis ini muncul pada akhir tahun 2003, dan merebak dengan cepat ke beberapa negara Asia dan mengakibatkan infeksi yang parah pada banyak unggas domestik.
Tidak ada bukti bahwa influenza unggas sedang menjangkiti burung di Australia. Virus ini juga telah menjangkiti sejumlah orang yang mendekati unggas yang sakit atau tahi unggas. Sejak tanggal 28 Desember 2003, lebih dari 110 kasus influenza unggas yang dikonfirmasikan telah dilaporkan di Thailand, Vietnam, Kamboja dan Indonesia, dan banyak dari orang ini telah meninggal. Pada saat ini, tampaknya manusia yang terjangkit virus H5N1 tidak dapat menularkan penyakit kepada orang lain dengan mudah. Ekposur terhadap unggas yang terinfeksi dan tahinya (atau debu atau tanah yang dicemari tahi unggas) dapat mengakibatkan infeksi manusia. Makan produk unggas yang telah dimasak seperti ayam atau telur tidak menyebabkan infeksi. Epidemi influenza secara besar di seluruh dunia dikenal sebagai pandemi. Pandemi terjadi sewaktu virus baru muncul dan orang kurang atau tidak kebal terhadapnya. Pandemi influenza pernah terjadi pada tahun 1918-19, 1957-58 dan 1968-69.
Dalam pandemi 1918-19, antara 20 sampai 40 juta orang meninggal. Banyak ilmuwan prihatin bahwa wabah H5N1 baru-baru ini pada burung dapat mengalami mutasi dan menghasilkan jenis virus influenza baru yang mudah merebak pada manusia, dan mengakibatkan pandemi.
Apakah gejalanya?
Berbagai jenis influenza unggas dapat mengakibatkan berbagai gejala pada manusia. Semua jenis influenza ini dapat mengakibatkan gejala yang biasa dari influenza manusia (demam, batuk, rasa capai, sakit otot, sakit tenggorokan, sesak napas, ingus, sakit kepala). Dalam beberapa hal, jenis H5N1 telah
mengakibatkan radang paru-paru parah, dan dalam beberapa kasus, pasien menderita ensefalitis (radang otak) atau diare. Gejala yang paling umum pada manusia yang terjangkit jenis H7 adalah konjungtivitis (radang selaput mata). Pada umumnya gejala timbul antara dua sampai empat hari setelah terekspos.
Siapa saja yang menghadapi risiko?
Kebanyakan orang tidak menghadapi risiko dari penyakit ini. Orang yang menghadapi risiko terjangkit H5N1 adalah mereka yang mendekati unggas yang sakit atau tahinya sewaktu tinggal atau melakukan perjalanan di daerah di mana virus sedang merebak, atau (jarangnya) mereka yang mendekati orang lain yang menderita bentuk penyakit manusia di daerah yang terlibat.
Bagaimana penyakit ini dicegah?
Vaksin manusia belum tersedia untuk jenis influenza unggas yang baru. Vaksin yang ada sekarang untuk influenza manusia yang biasa tidak akan memberi perlindungan terhadap influenza unggas, termasuk jenis H5N1. Para ilmuwan di seluruh dunia sedang berupaya mengembangkan vaksin yang sesuai untuk jenis virus ini.
Bagaimana penyakit ini diagnosis?
Infeksi virus influenza unggas dapat didiagnosis dengan menggunakan spesimen darah, dahak atau dari menyeka hidung dan kerongkongan. Pengujian dilakukan di laboratorium khusus.
Sumber. http://mhcs.health.nsw.gov.au
Teks berita 2
Flu Burung Bisa Menulari Manusia
Jika positif ayam tersebut terkena flu burung, antisipasihya adalah harus dimusnahkan (dibakar). “Jika ayam yang terserang penyakit itu cuma dikubur, itu belum bisa memusnahkan penyakitnya. Dikhawatirkan masih akan menularkan ke ternak lain maupun manusia,” ungkap Totok Susanto. Diakui Totok, penyakit tersebut bisa menular ke manusia. Sama halnya penularan terhadap hewan ternak lain. Penularan ke manusia juga lewat udara dan pernafasan.
Indikasi manusia terserang flu burung, diantaranya akan merasakan badan pegal-pegal, Virus Avian Influenza (Al) atau lebih dikenal dengan nama flu burung pertama kali ditemukan di Hongkong pada 1997. Penghentian wabah itu di Hong Kong dengan cara pemusnahan massal.
Penyakit flu burung yang mewabah memang tergolong ganas. Tanpa antisipasi yang serius, dalam waktu singkat ayam akan mati, dan lebih buruk lagi akan bisa menular ke manusia. Untuk itu, bagi masyarakat memang
harus waspada terhadap penyakit tersebut. Flu burung terjangkit pada ternak ayam karena adanya serangan penyakit lewat virus melalui udara yang masuk ke pernafasan ternak. Selanjutnya, akan menyerang ke paru-paru yang menyebabkan terjadinya radang paruparu pada ayam tersebut.
Kalau ayam sudah terjangkit virus yang menyerang paru-paru, tak berselang lama ayam demam, dan sama halnya jika kita kena flu. Pada tahapan lanjutan, penyakit itu akan menyerang paru-paru dan terjadi peradangan. “Jadi, jika kita kena flu maka segera mungkin dibawa ke dokter untuk pengobatan. Ini untuk mengantisipasi terjangkitnya flu burung tadi,” kata Totok. Untuk pencegahan Al, selain pemberian vaksin, masalah sanitasi (kebersihan) kandang tidak boleh diabaikan. “Jangan sampai tempat di sekitar kandang lembab,” katanya. Karena tempat yang lembab potensial sekali membawa virus.
Selain itu, melalui media udara, mobil pembawa ayam yang terinfeks AI dari peternakan menjadi media penularan. “Para peternak tidak begitu panik karena sudah mengetahui langkah-langkah untuk menangkal penyebaran virus tersebut,” kata Agus Wiharyono. Meski ada saja ayam yang tetap mati karena terkena virus itu (di Jateng dikabarkan mencapai 600 ribu ekor lebih), peternak selalu menerapkan tindakan penanganan yang cepat dan disiplin. Sanitasi kandang, penyemprotan dengan desinfektan serta menjaga apa pun yang keluar masuk kandang merupakan pengamanan penting,” ujarnya.
Mobil, manusia, keranjang, tempat telur dan sebagainya ketika masuk kandang harus melalui cuci hama, disemprot dengan desinfektan. Bahkan karyawan kandang peternakan, harus mengenakan pakaian dan sepatu khusus untuk dikenakan di dalam kandang.
Sumber: Wawasan, 2 Februari 2004
Informasi yang yang sama dari dua teks berita di atas yang dapat kita temukan antara lain adalah topik beritanya, negara yang pertama diserang virus tersebut, sumber virus tersebut, ciri-ciri gejala yang terkena virus, cara penularan virus cara pencegahan, cara penyebaran, dan yang paling berisiko terkena virus dan antisipasi yang perlu dilakukan.
2. Menemukan Persamaan Cara Penyajian Informasi
Sebuah berita dapat ditulis dari berbagai cara pemberitaan. Penyajian informasi dengan perbedaan cara penyajian bertujuan agar berita tidak monoton/tidak membosankan pembaca, membukakan mata pembaca tentang peristiwa yang terjadi dan sejauh mana akibatnya dan penanganannya.
makasih gan atas bantuannya,.,.
BalasHapusterima kasih atas informasinya :) anda sangat membantu saya :)
BalasHapus